SEKATOJAMBI.COM, SAROLANGUN – Aparat gabungan mengamankan dua pria yang diduga terlibat aktivitas pungutan liar (pungli) terhadap kendaraan angkutan batu bara saat pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sarolangun–Bangko, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (19/9/2026) malam.
Kegiatan patroli yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB tersebut menyasar kawasan Desa Bernai, Kecamatan Sarolangun. KRYD melibatkan personel Polres Sarolangun, Polsek Sarolangun, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Sarolangun.
Patroli dipimpin Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, M.H. Saat melakukan penyisiran, petugas menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan pungutan terhadap kendaraan angkutan batu bara.
Petugas kemudian mengamankan dua pria untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya masing-masing berinisial M.H.A. alias B. (29), warga Desa Bernai Luar, Kecamatan Sarolangun, dan H.K. (31), warga Tanjung Rambai, Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun.
Dari lokasi, petugas turut mengamankan uang tunai sebesar Rp180.000 yang terdiri dari 72 lembar pecahan Rp2.000 dan dua lembar pecahan Rp5.000.
Kedua pria beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Sarolangun untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga melakukan pendalaman untuk mengetahui asal-usul uang tersebut serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam aktivitas yang ditemukan.
Selain pemeriksaan terkait dugaan pungli, keduanya juga menjalani pengecekan urine sebagai bagian dari pemeriksaan oleh petugas.
Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto mengatakan, pelaksanaan KRYD merupakan upaya kepolisian bersama unsur terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sarolangun.
“KRYD ini kami laksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan personel gabungan Polres Sarolangun, Polsek Sarolangun, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Sarolangun,” ujar Kabag Ops Polres Sarolangun.
Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto menegaskan, patroli akan terus dilakukan di sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Kami akan terus melakukan patroli dan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucap Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto.
Menurutnya, sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah akan terus diperkuat guna menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Sarolangun.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.
Sementara itu, status hukum kedua pria yang diamankan masih menunggu hasil pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Dugaan pungli tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pembuktian berdasarkan keterangan para pihak serta barang bukti yang ditemukan.


























