SEKATOJAMBI.COM, MERANGIN – Tragedi pasangan suami istri gantung diri di Kabupaten Merangin, masih menyisakan misteri bagi masyarakat sekitar dan kepolisian.
Apalagi, pasangan suami istri gantung diri ini belum lama pindah ke Kabupaten Merangin, dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Pihak kepolisian, dari Polsek Bangko juga telah melakukan olah TKP, usai temuan mayat pasangan suami istri gantung diri di Kabupaten Merangin itu.
Polisi menemukan secarik kertas dengan tulisan yang diduga pesan terakhir dari pasangan tersebut.
Dalam tulisan yang ditulis dengan tinta hitam tersebut, mereka meminta maaf kepada keluarga. Selain itu, mereka juga meminta untuk dikubur dalam satu liang yang sama.
“Permohonan maaf kami tuk keluarga Amak Abak. Kami Ingin dikubur di liang yang sama, sebagai permohonan terakhir,” demikian isi tulisan dalam kertas yang ditemukan tersebut.
Seperti diketahui, warga Perumahan BTN Al Akmah, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi, heboh dengan temuan mayat suami istri gantung diri.
Mayat sepasang suami istri gantung diri ini, ditemukan Rabu 11 Desember 2024, sekitar pukul 16.00.
Sepasang suami istri gantung diri ini adalah Syahril Darmawi (43) dan Irma Lisni Anggarini (39). Keduanya merupakan warga Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Informasi yang diterima jambi-independent.co.id, sepasang suami istri ini baru sekitar 1 bulan tinggal di Kabupaten Merangin, setelah pindah dari Sumbar.
Di Merangin, mereka mengontrak rumah milik salah seorang warga. “Ya, baru sekitar 1 bulan pindah,” ujarnya.
Temuan ini berawal, saat salah seorang pria ingin menghidupkan mesin air untuk mengambil air dari sumur.
Kebetulan, sumur tersebut ada di samping rumah yang dihuni oleh pasangan suami istri tersebut.
Awalnya semua berjalan biasa saja. Pria ini memperbaiki kabel dan paralon yang terputus. Tak sengaja, dia menoleh ke arah rumah suami istri tersebut.
Saat itu, pintu dapur rumah terbuka. Pria ini pun kaget. Pasalnya, di dalam kedua korban sudah dalam posisi tergantung di dapur. Keduanya tergantung dalam kondisi saling berhadapan.
Temuan ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Bangko, yang langsung melakukan olah TKP.
Korban pun langsung dibawa ke RSUD Kol Abundjani Bangko.































