SEKATOJAMBI.COM, MERANGIN – Dua warga Kota Sungai Penuh Ade Putra (35) dan Hendri Sukma (40) ditangkap Satresnarkoba Polres Merangin karena menjadi kurir dua kilogram ganja kering.

Kedua pelaku ditangkap di Jembatan Layang Pasar Baru, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin. Saat dilakukan penangkapan, keduanya tak berkutik dan pasrah hingga akhirnya dibawa ke Mapolres Merangin untuk pengembangan lebih lanjut.

Kapolres Merangin AKBP Dewa Arinata mengatakan bahwa dua kilogram ganja kering tersebut dibawa kedua pelaku dari Kota Sungai Penuh.

“Ganja tersebut memang dibawa dari Sungai Penuh, untuk disebarkan atau diedarkan di Kabupaten Merangin khususnya Bangko,” kata AKBP Dewa.

Penangkapan kedua kurir ganja ini berawal dari informasi jembatan layang Bangko sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Kemudian kami melakukan penyelidikan, dan melihat kedua kurir menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan sehingga langsung kami amankan,” lanjutnya.

Saat dilakukan penggeledahan, pihaknya menemukan dua kilogram ganja kering yang dikemas menggunakan koran didalam tas milik pelaku.

“Kami langsung melakukan interogasi atas temuan dua kilogram ganja itu, dan kedua pelaku mengakui kepemilikan narkoba tersebut,” jelasnya.

Saat ini, Ade dan Hendri telah dibawa ke Mapolres Merangin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasubsi Humas Polres Merangin Aiptu Rully, menjelaskan untuk barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku berupa tiga paket besar yang di duga narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan kertas koran dengan berat bruto 2,050 kg. Lalu, satu unit handphone android merek Redmi, satu unit handphone android merek Samsung dan satu buah tas ransel.

“Pelaku sendiri akan kita jerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 Ayat (2) Undang undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Terhadap dua tersangka juga akan kita lakukan pengembangan dari mana pelaku mendapati narkoba jenis ganja itu, kemudian apakah masih ada tersangka lain saat ini masih kita dalami,”pungkasnya.